Kupang — Rumah Detensi Imigrasi Kupang melaksanakan Workshop Keterampilan Hidup (Life Skills) dengan fokus relaksasi bagi para deteni. Kegiatan ini dilaksanakan oleh peserta Program Magang Kementerian Tenaga Kerja yang tengah bertugas di Rudenim Kupang, sebagai bagian dari dukungan terhadap pembinaan mental dan psikososial deteni.
Workshop ini dirancang untuk membantu deteni dalam mengelola emosi, mengurangi stres dan kecemasan, serta meningkatkan kemampuan kognitif melalui aktivitas relaksasi berbasis permainan, seperti tebak gambar dan permainan fokus lainnya. Dalam pelaksanaannya, deteni diajak untuk mengalihkan perhatian dari tekanan lingkungan penahanan dengan berfokus pada stimulus yang netral dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, deteni dilatih untuk mengenali bahwa mereka memiliki kemampuan mengendalikan perhatian dan emosi secara mandiri. Aktivitas relaksasi tersebut juga berkontribusi dalam meningkatkan fokus, memori jangka pendek, serta kemampuan berpikir asosiatif, yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mental di tengah situasi penuh keterbatasan.
Selain itu, kegiatan dilakukan secara berkelompok guna mendorong interaksi sosial yang positif, komunikasi yang konstruktif, serta kerja sama antar deteni. Interaksi ini diharapkan dapat membangun kembali rasa percaya, koneksi sosial, dan menurunkan ketegangan yang kerap muncul di lingkungan penahanan.


Manfaat lain yang dirasakan adalah pemulihan rasa kendali dan kebermaknaan diri. Keberhasilan menyelesaikan permainan sederhana memberikan pengalaman sukses bagi deteni, sehingga mampu meningkatkan rasa percaya diri, motivasi, serta harga diri mereka.
Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Rudenim Kupang, Melsy Fanggi, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kegiatan workshop keterampilan hidup ini sangat positif dan sejalan dengan pendekatan penanganan deteni yang humanis. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membantu deteni mengelola stres, menjaga stabilitas emosi, serta menciptakan suasana yang lebih kondusif di lingkungan Rudenim,” ujar Melsy.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan peserta Program Magang Kementerian Tenaga Kerja menjadi bentuk sinergi yang baik dalam mendukung program pembinaan di Rudenim Kupang.
Melalui kegiatan ini, Rudenim Kupang terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan psikologis deteni, guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bermartabat. (ji)





