Tak Hanya Tubuh, Jiwa Deteni Juga Dirawat: Rudenim Kupang Gelar Penyegaran Rohani

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Kupang — Kehidupan di rumah detensi tidak selalu identik dengan tekanan dan keterbatasan. Hal inilah yang kembali ditunjukkan oleh Rumah Detensi Imigrasi Kupang melalui kegiatan penyegaran rohani bagi deteni beragama Katolik, sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar dan pelayanan kesehatan secara menyeluruh, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan penyegaran rohani tersebut dikoordinasi oleh Seksi Perawatan dan Kesehatan Rudenim Kupang, dengan tujuan memberikan penguatan mental dan spiritual bagi deteni yang sedang menjalani masa penampungan sementara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan mental, fisik, dan disiplin deteni, agar mereka tetap berada dalam kondisi psikologis yang stabil.

Hadir sebagai pembimbing rohani dalam kegiatan tersebut Rohaniawan Katolik, RD Longginus Bone (Romo Dus), yang memberikan pendampingan, doa bersama, serta penguatan iman kepada satu orang deteni asal Myanmar. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh ketenangan.

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan sesuai dengan prosedur operasional Rumah Detensi Imigrasi serta melalui koordinasi berjenjang, sehingga seluruh rangkaian berjalan aman, teratur, dan menghormati ketentuan yang berlaku.

Kepala Seksi Perawatan dan Kesehatan Rudenim Kupang, Indahwati, menjelaskan bahwa kegiatan penyegaran rohani ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memenuhi hak-hak deteni secara manusiawi.

“Kegiatan penyegaran rohani ini dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasional Rumah Detensi Imigrasi dan telah dikoordinasikan secara berjenjang sesuai dengan instruksi serta harapan Kepala Rudenim, sehingga diharapkan dapat menghasilkan output yang baik. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan, khususnya pembinaan mental dan spiritual bagi deteni,” ujar Indahwati.

Ia menambahkan bahwa aspek spiritual memiliki peran penting dalam membantu deteni menghadapi tekanan psikologis selama masa penampungan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap deteni dapat mengurangi tingkat stres, pulih dari kejenuhan, serta memperoleh penguatan batin agar tetap tenang dan positif selama berada di Rudenim Kupang,” jelasnya.

Penyegaran rohani ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa pelayanan di Rudenim Kupang tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan, termasuk kebutuhan rohani sesuai dengan keyakinan masing-masing deteni.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa hak beribadah dan mendapatkan pembinaan rohani tetap dihormati, meskipun deteni sedang menjalani proses keimigrasian.

Sejalan dengan pelaksanaan kegiatan ini, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kupang berharap penyegaran rohani dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan detensi yang lebih manusiawi.

Diharapkan, kegiatan ini mampu menjadi sarana pembinaan berkelanjutan yang tidak hanya menenangkan batin deteni, tetapi juga membangun ketenangan, kedisiplinan, serta kesiapan mental selama masa penampungan sementara di Rumah Detensi Imigrasi Kupang. (af)

Postingan Terbaru

Sosial Media Kami

Scroll to Top