
Kupang – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (Kanwil Ditjen Imigrasi NTT), Saroha Manullang, melakukan kunjungan kerja ke Pos Lintas Batas Imigrasi Oepoli, Kabupaten Kupang, yang dirangkaikan dengan sosialisasi keimigrasian dalam rangka Hari Anak Nasional di SD Negeri Oepoli dan SMP Negeri Oepoli, Kamis (16/07/2026)
Dalam kegiatan tersebut, Saroha didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang Ma’mum, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rudenim Kupang Matias Horo, serta Tim Direktorat Jenderal Imigrasi yang dipimpin Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Ahmad Nur Saleh.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi, pembinaan, dan sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Imigrasi di wilayah perbatasan, sekaligus memastikan penyelenggaraan pelayanan keimigrasian berjalan secara optimal di Pos Lintas Batas Imigrasi Oepoli sebagai salah satu beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain melakukan peninjauan terhadap fasilitas dan pelayanan keimigrasian, rombongan juga menggelar kegiatan sosialisasi keimigrasian dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional di SD Negeri Oepoli dan SMP Negeri Oepoli. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diperkenalkan mengenai tugas dan fungsi Imigrasi, pentingnya dokumen perjalanan, serta peran masyarakat dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi turut menyerahkan bantuan berupa buku tulis dan perlengkapan sekolah kepada para siswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar sekaligus mempererat hubungan antara Imigrasi dan masyarakat di wilayah perbatasan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur, Saroha Manullang, menegaskan bahwa edukasi keimigrasian perlu dikenalkan sejak usia dini, terutama kepada anak-anak yang tinggal di kawasan perbatasan.
“Wilayah perbatasan memiliki peran strategis sebagai wajah terdepan Indonesia. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami fungsi keimigrasian, mencintai tanah air, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-citanya,” ujar Saroha Manullang.

Sementara itu, Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Imigrasi, Ahmad Nur Saleh, menyampaikan bahwa kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan edukasi dan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan Imigrasi secara lebih dekat kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kami berharap mereka memahami bahwa Imigrasi hadir tidak hanya sebagai institusi pelayanan publik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kedaulatan negara dan membangun masa depan generasi bangsa,” ungkap Ahmad Nur Saleh.

Pelaksana Harian Kepala Rudenim Kupang, Matias Horo, mengatakan bahwa partisipasi Rudenim Kupang dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen untuk mendukung program Direktorat Jenderal Imigrasi dalam memperluas edukasi keimigrasian kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
Menurut Matias, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat sinergi antar-UPT, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan edukatif.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti sosialisasi dengan antusias. Berbagai pertanyaan mengenai paspor, pemeriksaan lintas batas, hingga tugas petugas Imigrasi disampaikan secara interaktif. Suasana semakin hangat ketika para siswa menerima buku tulis dan perlengkapan sekolah yang dibagikan langsung oleh rombongan.

Melalui kunjungan kerja ini, Direktorat Jenderal Imigrasi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keimigrasian dapat terus meningkat, khususnya di wilayah perbatasan. Sinergi antar-UPT bersama masyarakat diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik sekaligus menjaga kedaulatan negara dari wilayah terdepan Indonesia.







