
Kupang — Rumah Detensi Imigrasi Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada deteni. Tidak hanya menjalankan fungsi penampungan, Rudenim Kupang juga aktif memenuhi hak-hak dasar deteni, salah satunya melalui kegiatan olahraga bersama yang bertujuan menjaga kesehatan fisik dan mental, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan olahraga ini dilaksanakan oleh Seksi Perawatan dan Kesehatan Rudenim Kupang sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan bagi deteni yang ditampung. Program ini difokuskan pada pembinaan fisik, mental, dan disiplin, agar para deteni tetap berada dalam kondisi sehat dan stabil selama menjalani proses administratif keimigrasian.
Suasana kegiatan tampak berbeda dari biasanya. Para deteni mengikuti olahraga dengan penuh semangat dan tertib. Gerakan olahraga dipandu langsung oleh instruktur profesional yang memiliki kompetensi di bidangnya, sehingga setiap aktivitas dilakukan secara aman dan terukur sesuai kemampuan deteni.
Kehadiran instruktur ahli ini menjadi bentuk keseriusan Rudenim Kupang dalam memastikan kegiatan olahraga tidak sekadar bersifat rutinitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh dan kondisi psikologis deteni. Selain meningkatkan kebugaran, olahraga bersama juga menjadi sarana mengurangi stres dan kejenuhan.
Kepala Seksi Perawatan dan Kesehatan Rudenim Kupang, Indahwati, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan pimpinan sebagai bagian dari pelayanan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan.
“Kegiatan olahraga ini dilaksanakan sesuai instruksi pimpinan sebagai upaya menjaga kesehatan fisik dan mental deteni selama berada di Rudenim Kupang. Kami ingin memastikan bahwa hak-hak dasar mereka tetap terpenuhi,” ujar Indahwati.
Menurutnya, kondisi fisik dan mental yang sehat sangat berpengaruh terhadap kedisiplinan serta stabilitas emosi deteni selama masa penampungan. Oleh karena itu, pembinaan melalui kegiatan positif seperti olahraga menjadi sangat penting.
“Olahraga ini tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga membantu deteni mengelola stres dan menjaga keseimbangan mental. Dengan pendampingan yang tepat, diharapkan mereka tetap merasa diperhatikan dan dihargai,” tambahnya.
Kegiatan olahraga ini juga sejalan dengan komitmen Rudenim Kupang dalam menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia, di mana setiap deteni tetap memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan manusiawi.
Menutup keterangannya, Indahwati menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, kondisi fisik dan mental deteni dapat terus terjaga, sehingga mereka mampu menjalani masa penampungan dengan lebih baik, sehat, dan positif,” pungkasnya.
Melalui langkah ini, Rudenim Kupang menegaskan bahwa pelayanan keimigrasian tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga pada pembinaan dan kemanusiaan, demi menciptakan lingkungan detensi yang lebih sehat dan bermartabat. (af)






