Rudenim Kupang Ikuti Refleksi Akhir Tahun dan Peluncuran Transformasi Digital Kementerian Hukum

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Kupang – Jajaran Rumah Detensi Imigrasi Kupang mengikuti secara virtual kegiatan Refleksi Akhir Tahun dan Peluncuran Transformasi Digital Kementerian Hukum dan HAM, yang digelar di Auditorium Prof. Dr. H. Muladi, SH Kampus Poltek PIN Tanggerang. Acara ini menjadi momen penting dalam evaluasi kinerja kementerian, serta perayaan keberhasilan transformasi di bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, Dan Pemasyarakatan, Senin (16/12/24).

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Nico Afinta, dalam laporannya mengangkat tema “Membangun Sinergi Untuk Indonesia Emas Tahun 2045”. Tema ini mencerminkan semangat untuk mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045, bertepatan dengan 100 tahun Kemerdekaan Indonesia. Afinta juga memaparkan pencapaian signifikan selama 2024, antara lain peningkatan layanan Imigrasi, penggagalan upaya penyelundupan narkoba di Lapas, serta pengembangan program pendidikan tinggi untuk narapidana.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menekankan pentingnya transformasi digital di kementerian ini. Pada 2025, seluruh layanan akan berbasis digital dengan keterbukaan dalam pengawasan, menjadikan Kementerian Hukum sebagai pelopor transparansi informasi publik.

Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang telah terjalin antara kementerian, khususnya dalam sinergi antara Kementerian Hukum, HAM, dan Imigrasi Pemasyarakatan. Tahun 2024 menjadi momen bersejarah bagi jajaran HAM, karena refleksi ini juga menandai langkah awal dari perubahan besar dalam kementerian.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto memberikan penghargaan kepada satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK)danWilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Agus Andrianto menegaskan bahwa predikat tersebut bukan hanya sekadar prestasi, tetapi juga tanggung jawab untuk terus memberikan layanan terbaik.

Terakhir, Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menggarisbawahi pentingnya tiga pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045: stabilitas hukum, kesinambungan pembangunan, dan pengembangan sumber daya manusia. Ia juga memberikan penghargaan kepada kantor wilayah dengan capaian kinerja terbaik tahun 2024.

Dengan sinergi yang semakin kuat, Kementerian Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan siap menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan berkeadilan menuju 2045.

Postingan Terbaru

Sosial Media Kami

Scroll to Top