Kupang — Dalam rangka menyongsong Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025, Rumah Detensi Imigrasi Kupang turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang digelar di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kupang, Selasa (11/11/2025). Kegiatan sosial ini merupakan hasil kerja sama antara jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Pemasyarakatan NTT dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang.

Kegiatan donor darah ini diikuti oleh 105 peserta yang berasal dari seluruh satuan kerja Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kota Kupang, termasuk pegawai dan jajaran Rudenim Kupang. Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, terkumpul sebanyak 80 kantong darah yang selanjutnya akan disalurkan oleh PMI kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kupang, I Made Surya Artha, turut serta mendonorkan darahnya sebagai bentuk dukungan dan komitmen terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut. Dalam kesempatan itu, beliau menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian insan Imigrasi terhadap sesama.
“Partisipasi kami dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata semangat pengabdian dan kepedulian terhadap kemanusiaan. Melalui donor darah, kami ingin menunjukkan bahwa insan Imigrasi tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujar I Made Surya Artha.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat solidaritas antar pegawai, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Selain sebagai bentuk perayaan Hari Bakti pertama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen seluruh jajaran untuk terus berkontribusi secara positif, baik dalam pelayanan publik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan semangat kemanusiaan dan kebersamaan, Rudenim Kupang berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat dan dukungan terhadap pemenuhan hak-hak kemanusiaan.






