
KUPANG – Rumah Detensi Imigrasi Kupang melaksanakan kegiatan pemaparan inovasi program oleh peserta MagangHub Batch 2 di Aula Rudenim Kupang pada Senin (26/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akhir program magang yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sebagai syarat memperoleh sertifikasi kompetensi bagi peserta magang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Rudenim Kupang I Made Surya Artha, jajaran pejabat struktural, mentor dari setiap divisi, serta para peserta magang di lingkungan Rudenim Kupang. Dalam kesempatan ini, peserta magang mempresentasikan berbagai inovasi dan gagasan yang telah dikembangkan selama menjalani program magang pada masing-masing bidang kerja.
Berbagai inovasi yang dipaparkan merupakan hasil pengamatan dan pengalaman peserta selama melaksanakan tugas di lingkungan Rudenim Kupang. Inovasi tersebut mencakup bidang pelayanan umum, administrasi, kepegawaian, kesehatan, keamanan dan ketertiban, hingga pengelolaan data guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan efektivitas kerja.
Kepala Rudenim Kupang, I Made Surya Artha, menyampaikan bahwa kegiatan pemaparan inovasi ini menjadi wadah positif bagi peserta magang untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan profesional di dunia kerja.
“Melalui kegiatan ini, peserta magang tidak hanya belajar memahami lingkungan kerja, tetapi juga mampu memberikan gagasan dan inovasi yang dapat menjadi masukan positif bagi peningkatan pelayanan di Rudenim Kupang,” ujar I Made Surya Artha.

Senada dengan hal tersebut, Mentor Matias Horo mengapresiasi antusias dan kesungguhan para peserta magang dalam menyusun serta memaparkan inovasi mereka. Menurutnya, ide-ide yang ditampilkan mencerminkan kepekaan peserta terhadap kebutuhan nyata di lingkungan kerja.
“Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik peserta magang dalam menyampaikan ide-ide mereka. Inovasi yang mereka tawarkan cukup relevan dan menunjukkan bahwa mereka benar-benar menyerap pengalaman selama magang dengan baik,” ungkap Matias Horo.
Hal serupa juga disampaikan oleh Mentor Indahwati, yang menekankan pentingnya kegiatan pemaparan inovasi sebagai sarana membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi profesional bagi generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk melatih peserta magang agar berani menyampaikan gagasan secara sistematis dan percaya diri. Ini adalah bekal berharga yang akan mereka bawa ke dunia kerja sesungguhnya,” kata Indahwati.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara dunia kerja dan pengembangan kompetensi generasi muda melalui program magang yang adaptif dan inovatif. Dengan adanya pemaparan inovasi tersebut, diharapkan peserta magang mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan kerja serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia profesional.





