
Kupang – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang menjalin kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menggelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima pada Jumat (06/03/2026), di Aula Rudenim Kupang. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Indahwati selaku Pelaksana Harian (PLH) Kepala Rudenim Kupang dan dihadiri oleh pejabat struktural beserta seluruh pegawai di lingkungan Rudenim Kupang.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya nyata Rudenim Kupang dalam mendorong setiap pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, bersih, dan berintegritas sejalan dengan semangat reformasi birokrasi.
Dalam sambutannya, Indahwati menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting dalam membangun karakter pelayanan yang tulus dan profesional. “Pelayanan prima bukan sekadar kewajiban, melainkan cerminan pengabdian bangsa demi terwujudnya pelayanan publik yang profesional dan humanis,” ujarnya.

Werdhy Ndoenboey, (CBM) BRI Kupang selaku narasumber, turut memaparkan standar pelayanan yang menjadi tolok ukur kepuasan masyarakat. “Pelayanan publik harus diberikan secara profesional, ramah, dan responsif agar mampu memenuhi bahkan melampaui harapan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kualitas sumber daya manusia yang baik, proses pelayanan yang cepat dan tepat, lingkungan pelayanan yang nyaman, serta kemampuan petugas dalam berkomunikasi secara efektif dan menangani keluhan dengan empati, sehingga masyarakat merasa dihargai dan memperoleh pengalaman layanan yang memuaskan,” tegasnya.

Melalui sosialisasi ini, Rudenim Kupang meneguhkan tekadnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sebagai wujud nyata pengabdian kepada negara dan kepercayaan masyarakat, sekaligus memperkuat langkah menuju pembangunan Zona Integritas (ZI) dan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).





