
Kupang – Dalam upaya memberikan pembinaan menyeluruh kepada deteni, Rumah Detensi Imigrasi Kupang menghadirkan kegiatan tausiah keagamaan yang dilaksanakan di Rudenim Kupang, Jumat (17/04/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh dua deteni warga negara Bangladesh, yakni BH dan RI, dengan pendampingan petugas dari Seksi Perawatan dan Kesehatan serta pengawalan oleh Seksi Keamanan dan Ketertiban. Tausiah disampaikan oleh Ustadz Hasyim dalam suasana yang tertib dan kondusif.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi Rudenim Kupang dalam memberikan pelayanan serta pembinaan kepada deteni, tidak hanya dari aspek fisik tetapi juga mental dan spiritual selama masa penempatan.
Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kupang, I mAde Surya Artha menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga kondisi psikologis deteni, “Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan ketenangan batin dan semangat baru bagi deteni, sehingga mereka dapat menjalani masa penempatan dengan lebih baik dan terarah”, ujarnya.
Kegiatan diawali dengan koordinasi antar petugas, dilanjutkan dengan persiapan sarana dan prasarana serta pengawalan deteni menuju lokasi kegiatan di klinik. Tausiah berlangsung dengan lancar hingga selesai, kemudian deteni dikembalikan ke blok hunian dengan pengawalan petugas.

Diharapkan melalui kegiatan ini, deteni dapat merasakan ketenangan hati, meningkatkan keimanan, serta meminimalisir potensi stres selama menunggu proses deportasi.
Kepala Rudenim Kupang menegaskan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang bermanfaat agar deteni tetap dalam kondisi aman, sehat, dan terjaga secara mental selama berada di Rudenim Kupang”, tutupnya.





