
Kupang — Suasana berbeda tampak di lingkungan Rumah Detensi Imigrasi Kupang pada pagi hari. Deretan deteni bersama pegawai tampak mengikuti gerakan instruktur senam dengan ritme yang dinamis. Kegiatan senam pagi yang digelar ini menjadi ruang interaksi yang hangat sekaligus sarana menjaga kebugaran bagi seluruh elemen di dalam rudenim, Selasa (31/03/2026).
Tidak hanya diikuti oleh deteni dan pegawai, kegiatan ini juga melibatkan peserta magang yang tengah menjalani program pengembangan kompetensi di Rudenim Kupang.
Senam pagi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya rutin untuk menjaga kesehatan fisik serta meningkatkan daya tahan tubuh. Di tengah aktivitas harian yang padat, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun energi positif, baik bagi deteni maupun pegawai.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kupang, I Made Surya Artha, menegaskan bahwa kegiatan senam pagi merupakan bagian dari komitmen dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa deteni dan pegawai tetap menjaga kebugaran tubuh serta memiliki kondisi fisik yang prima dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Seksi Perawatan dan Kesehatan Rudenim Kupang, Indahwati, menyampaikan bahwa kegiatan senam pagi menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan kesehatan jasmani dan rohani.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut arahan pimpinan dalam menjaga kebugaran serta kesehatan jasmani maupun rohani, baik bagi deteni maupun pegawai,” jelasnya.
Lebih lanjut, Indahwati juga menyoroti keterlibatan peserta magang dalam kegiatan tersebut. “Kehadiran peserta magang yang turut serta dalam senam bersama deteni merupakan hal yang positif. Hal ini sebagai bentuk dukungan dan partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan selama masa magang di Rudenim Kupang,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga menjadi sarana untuk menciptakan suasana yang lebih humanis dan inklusif di lingkungan rudenim. Gerakan yang selaras, tawa ringan, serta semangat yang terbangun menjadi gambaran bahwa pembinaan tidak selalu hadir dalam bentuk formal, melainkan juga melalui aktivitas sederhana yang menyatukan.
Dengan pelaksanaan yang rutin dan konsisten, senam pagi diharapkan mampu menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas kesehatan sekaligus mempererat hubungan antara deteni, pegawai, dan seluruh pihak yang terlibat di Rudenim Kupang.





