
Kupang – Dalam rangka menghadapi B03, Rumah Detensi Imigrasi Kupang dengan semangat menuju Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) /Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang terus digaungkan oleh Marciana Dominika Jone selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur menggelar rapat tim pembangunan zona integritas.
Rapat yang dilaksanakan dengan melibatkan para ketua pokja ini dibuka oleh Ma’mum selaku Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kupang dengan sepatah kata “ Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda”

“Kegagalan memperoleh predikat WBK pada tahun lalu tidak mengecilkan semangat Rudenim Kupang untuk meraih predikat di tahun ini, justru ini menjadi modal awal untuk memaksimalkan upaya-upaya yang perlu dilakukan dalam meraih WBK” Ucap Ma’mum
Lebih lanjut Ma’mum menyampaikan untuk persiapan kita dalam menuju WBK pada tahun 2024 ini, kita sudah melakukan pengamatan dan evaluasi terkait kelemahan kita pada tahun lalu. Untuk itu kita harus semangat dan berkomitmen penuh dalam upaya meraih predikat WBK dengan berpartisipasi aktif dalam pemenuhan Data Dukung bagi tiap Pokja serta memberikan Inovasi-Inovasi yang dapat membangun Rudenim Kupang. Semangat meraih WBK itu tidak cukup hanya dari pimpinan saja tetapi semangat harus ada juga dari Seluruh ASN Rudenim Kupang, Jika ada komitmen bersama maka kita dapat meraih WBK/WBBM.

Menindaklanjuti arahan yang disampaikan pada kegiatan monitoring secara virtual oleh Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu yang mengatakan bahwa Zona Integritas (ZI) Dilaksanakan Untuk Percepatan Reformasi Birokrasi, Terutama Terkait Birokrasi Yang Bersih, Akuntabel, Dan Pelayanan Publik Yang Prima. Hal ini dilakukan dengan Peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberantasan korupsi, peningkatan akuntabilitas, pengembangan budaya kerja yang berintegritas, peningkatan kinerja, perubahan yang berdampak langsung pada masyarakat.” Jelasnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Zona Integitas Rudenim Kupang, Wihelmus Wodon. “Masing-masing Pokja sudah harus memulai mempersiapkan semua Data Dukung yang dibutuhkan dalam pembangunan Zona Integritas melalui LKE (Lembaran Kerja Evaluasi) yang ada Sehingga menjadi fokus utama agar dapat terselesaikan tepat waktu. WBK/WBBM adalah wujud dari kinerja nyata dan untuk mewujudkan itu kita tidak hanya bisa dengan reformasi tapi Rudenim butuh Revolusi, Revolusi akhlak serta Revolusi Mental untuk bisa mewujudkan pelayanan serta penataan managemen administratif perkantoran,,ini sangat membutuhkan komitmen lebih.





